Monsun Australia di Atas Normal, Kenapa Masih Ada Hujan Sangat Lebat?

Monsun Australia di Atas Normal, Kenapa Masih Ada Hujan Sangat Lebat?

Berikut ini peringatan dini cuaca BMKG untuk peluang kejadian hujan lebat sepekan ke depan. Daerah mana saja yang harus siaga?

SEKALIPUN cuaca panas terik dan kering mendominasi di Jabodetabek beberapa hari terakhir ini, di wilayah lain di Indonesia masih terjadi guyuran hujan lebat dan sangat lebat. Selama periode 1-3 September 2025, BMKG mencatat curah hujan sangat lebat terjadi di Kalimantan Barat (114,0 mm per hari), Papua Barat Daya (103,0 mm/hari), Kalimantan Tengah (137,7 mm/hari), dan Kepulauan Riau (117,5 mm/hari).

Pada periode yang sama, angin kencang juga dilaporkan terjadi di beberapa wilayah, yakni di wilayah Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara. Angin kencang yang melanda wilayah Indonesia khususnya di bagian selatan disebabkan oleh Monsun Australia yang terpantau di atas normal dan diperkirakan masih aktif hingga pertengahan September mendatang. Angin monsun dari timur ini membawa massa udara yang kering.

Angin Monsun Australia menguat namun hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Sebabnya, berbagai faktor dinamika atmosfer. Misalnya, adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia sebelah barat Sumatra dan di Laut Cina Selatan. Keduanya membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi) yang bisa meningkatkan pembentukan awan hujan di daerah sekitarnya.

Kondisi ini dapat meningkatkan potensi hujan di dekat wilayah sirkulasi, serta di daerah konvergensi dan konfluensi tersebut,” bunyi keterangan BMKG dikutip dari Prospek Cuaca Mingguan Periode 5-11 September 2025.

Menurut BMKG, dalam beberapa hari ke depan, cuaca di wilayah Indonesia masih cukup bervariasi. Untuk cuaca ekstrem, peluang kejadiannya meliputi sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa bagian barat, serta wilayah tengah dan timur Indonesia. Berikut ini peringatan dini cuaca BMKG untuk sepekan ke depan atau periode 5-11 September,

Periode 5-7 September

– Hujan lebat: Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
– Angin kencang: Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, dan Papua Selatan.

Periode 8-11 September

– Hujan lebat: Jawa Timur, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
– Angin kencang: Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, dan Papua Selatan.

 

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *